Bidang Usaha dan Pemasaran

Ditulis oleh Administrator on . Posted in Bidang Organisasi

BIDANG USAHA DAN PEMASARAN

Bidang Usaha Peternakan  mempunyai tugas membantu kepala dinas dalam melaksanakan fasilitasi, permodalan, pengembangan pelayanan perusahaan peternakan dan kesehatan hewan, kemitraan serta penataan bina usaha peternakan dan kesehatan hewan. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud  Bidang Usaha Peternakan, mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana kegiatan Bidang Bidang Usaha dan Pemasaran sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  2. Mendistribusikan dan member petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sehingga pelaksanaan tugas berjalan lancar;
  3. Memantau, mengawasi, mengevaluasi pelaksanaan tugas dan kegiatan bawahan untuk mengetahui tugas-tugas yang telah dan belum dilaksanakan;
  4. Membuat konsep, mengoreksi, memaraf dan atau menandatangani naskah dinas
  5. Mengkuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnaya
  6. Melaksanakan inventarisasi usaha-usaha peternakan rakyat dan perusahaan peternakan;
  7. Melaksanakan bimbingan teknis pengembangan usah dan kewirausahaan, perkreditan, dan kemitraan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM);
  8. Melaksanakan sosialisasi penerpaan Good Farming Practices dan skim-skim kredit;
  9. Melaksanakan pelayanan perizinan dan rekomendasi usaha peternakan dan produk peternakan;
  10. Memantau dan mengevaluasi terhadap pelaksanaan pemberian izin dan rekomendai pengembangan usaha peternakan dan pengeluaran/pemasukan ternak bibit dan potong;
  11. Melaksanakan kerjasama dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi dalam rangka pengkajian upaya pengembangan usaha peternakan;
  12. Melaksanakan monitoring, evaluasi pelaksanaa AMDAL, UPL dan UKL, perkembangan realisasi kredit, investasi dan kemitraan serta promosi dan pemasaran hasil-hasil peternakan;
  13. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Bidang Usaha dan Pemasaran dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;
  14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

 

Bidang Usaha dan Pemasaran. terdiri atas :

 

1.  Seksi Bina Usaha Peternakan

Seksi Bina Usaha Lainnya mempunyai tugas mengumpulkan bahan dan data dalam rangka menyusun pedoman dan petunjuk teknis  pembinaan ,pengawasan, fasilitasi dan standarisasi, promosi ternak dan sistem kemitraan yang berkesinambungan. Untuk melaksanakan tugas  Seksi Bina Usaha mempunyai fungsi:Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan usaha peternakan dan kesehatan hewan.

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. melaksanakan keegiatan pembinaan rekomendasi izin usaha bidang peternakan;
  3. mendata dan melaporkan jumlah pengusaha bidang peternakan;
  4. mendata dan melaporkan jenis, jumlah alat mesin peternakan;
  5. memberikan layanan informasi tentang prosedur dan tata cara pembuatan rekomendasi izin usaha bidang peternakan;
  6. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  7. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya.

2.  Seksi Pemasaran Peternakan

Seksi Pemasaran Peternakan, mempunyai tugas mengumpulkan bahan dan data dalam rangka menyusun pedoman dan petunjuk teknis  pembinaan penyebaran dan pengembangan ternak dan hewan lainnya. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Seksi Penyebaran dan Pengembangan Ternak dan Hewan Lainnya, mempunyai fungsi :

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. melakukan pendataan pengusaha dan bahan pangan asal hewan yang amsuk dan keluar wilayah;
  3. melakukan pemantauan dan pengawasan lalu lintas bahan pangan asal hewan;
  4. mengumpulkan data harga pasar komoditas peternakan secara berkala;
  5. memberikan pembinaan dan pengembangan kerjasama kemitraan petani, peternak dan pengusaha;
  6. memberikan bimbingan kelembagaan usaha, manajemen usaha dan pola kerjasama usaha;
  7. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  8. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya.

3.  Seksi Kelembagaan Peternakan

Seksi Kelembagaan dan SDM  mempunyai tugas mengumpulkan bahan dan data dalam rangka menyusun pedoman dan petunjuk teknis monitoring dan evaluasi, pembinaan dan fasilitasi, pemberdayaan, pengembangan, dan pembinaan kelembagaan dan manajemen usaha peternakan. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Seksi Kelembagaan dan SDM  mempunyai fungsi:

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. mempersiapkan bahan bimbingan teknis kegiatan penyuluhan sosialisasi hasil training teknologi peternakan;
  3. mempersipkan pelaksanaan pembinaan peningkatan pengetahuan dan keterampilan usaha di bidang peternakan;
  4. melaksanakan inventarisasi kelompok tani dan pengusaha di bidang peternakan;
  5. mencari informasi tentang teknologi baru di bidang peternakan untuk peningkatan usaha bidang peternakan;
  6. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  7. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.

Bidang Produksi dan Pengembangan Peternakan

Ditulis oleh Administrator on . Posted in Bidang Organisasi

BIDANG PRODUKSI DAN PENGEMBANGAN peTERNAKan

Bidang Produksi  mempunyai tugas membantu kepala dinas dalam melaksankan pembinaan peningkatan produksi ternak dan hewan lainnya, mutu bibit ternak, pengembangan kawasan peternakan , pengembangan teknologi peternakan dan kesehatan hewan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Bidang Produksi dan Pengembangan Ternak mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana   kegiatan Bidang Produksi dan Penyebaran Peternakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  2. Mendistribusikan dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sehingga   pelaksanaan tugas berjalan lancar;
  3. Memantau, mengawasi, mengevaluasi pelaksanaan tugas dan kegiatan bawahan untuk mengetahui tugas-tugas yang telah dan belum dilaksanakan;
  4. Membuat konsep , mengoreksi, memaraf dan atau menandatangani naskah dinas
  5. Mengkuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnya.
  6. Melaksananakan inventarisasi wilayah/daerah pengembangan sumber bibit ternak dan hijauan makanan ternak, bahan baku pakan dan rencana penyebaran ternak;
  7. Melaksanakan bimbingan teknis pengelolaan budidaya dan pembibitan ternak, pengembangan HMT, pembuatan pakan, pemanfaatan limbah pertanian serta pengembangan dan penyebaran ternak;
  8. Melaksanakan analisa potensi sumber - sumber ketersediaan bibit ternak dan HMT, bahan baku pakan dan lokasi penyebaran ternak;
  9. Melaksankan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pembibitan, pakan, pengembangan dan penyebaran ternak;
  10. Melaksanakan kerjasama dengan Balai-Balai Penelitian/Pengkajian dan Perguruan Tinggi untuk pengembangan pembibitan dan pakan ternak;
  11. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Bidang Produksi dan Penyebaran Peternakan dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;
  12. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Bidang Produksi dan Pengembangan Peternakan terdiri atas :

 

1.  Seksi Pembibitan Ternak

Seksi Pembibitan Ternak mempunyai tugas mengumpulkan bahan dan data dalam rangka menyusun pedoman dan petunjuk teknis  pembinaan, pemberdayaan dan pengembangan serta pembibitan ternak. Untuk melaksanakan tugas ini  Seksi Pembibitan Ternak  mempunyai fungsi :

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. mengumpulkan bahan dan mencatat peredaran pakan;
  3. menyiapkan bahan pemeriksaan pembuatan pakan;
  4. menyiapkan bahan pengawasan peredaran dan penggunaan pakan;
  5. membuat laporan hasil pelaksanaan pembuatan, penggunaan dan peredaran pakan;
  6. menyiapkan bahan pengawasan peredaran bibit/benih ternak;
  7. menyusun rencana dan menyiapkan data penetapan lokasi dan penyebaran bibit ternak;
  8. mengumpulkan bahan pelaksanaan pengawasan penggunaan dan peredaran bibit/benih ternak;
  9. membuat laporan hasil pemantauan peredaran bibit/benih ternak;
  10. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  11. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya

2.  Seksi Teknologi Peternakan

Seksi Teknologi Peternakan sebagaimana dimaksud mempunyai tugas mengumpulkan bahan dan data dalam rangka menyusun pedoman dan petunjuk teknis  pembinaan, pemberdayaan, pengembangan, standarisasi pakan dan penerapan teknologi.  Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Seksi Teknologi Peternakan,  mempunyai fungsi :

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. menyiapkan sarana dan prasarana teknologi pemanfataan air untuk usaha peternakan;
  3. menyiapkan bahan pemantauan dan pengawasan teknologi pemanfaatan sumber air untuk usaha peternakan;
  4. membuat laporan hasil pemanfaatan dan penerapan teknologi penggunaaan air untuk usaha peternakan;
  5. mengumpulkan bahan penerapan teknologi pengelolaan ternak;
  6. menyiapkan bahan pemantauan penerapan teknologi pengelolaan ternak;
  7. menyiapkan bahan pengawasan penerapan teknologi pengelolaan ternak;
  8. menyiapkan sarana dan prasarana dalam rangka penerapan teknologi pengelolaan ternak;
  9. membuat laporan hasil pemantauan dan pengawasan penerapan teknologi pengelolaan ternak;
  10. menyiapkan bahan informasi teknolgi pengelolaan ternak;
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugaskepada atasan;
  12. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya

3.  Seksi Pengembangan dan Penyebaran Ternak

Seksi Penyebaran dan Pengembangan Ternak dan Hewan Lainnya sebagaimana dimaksud mempunyai tugas mengumpulkan bahan dan data dalam rangka menyusun pedoman dan petunjuk teknis pembinaan penyebaran dan pengembangan ternak dan hewan lainnya.Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud  Seksi Penyebaran dan Pengembangan Ternak dan Hewan Lainnya, mempunyai fungsi :

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. mengumpulkan bahan penerapan standar-standar teknis dan sertfikasi peredaran mutu bibit;
  3. mengumpulkan bahan pengembangan dan pemanfaatan sumber- sumber pembiayaan/kredit program;
  4. menyiapkan bahan pelaksanaan penerapan standar-standar teknis dan sertfikasi bagi tenaga kerja;
  5. menyiapkan bahan penerapan standar-standar teknis, pembinaan mutu dan pengolahan hasil peternakan;
  6. mengumpulkan bahan dan sumber-sumber data informasi peternakan;
  7. menyiapkan bahan informasi dalam rangka promosi komoditas peternakan;
  8. mengumpulkan bahan pelaksanaan penyebarluasan informasi pasar;
  9. menyiapkan bahan penerapan perstatistikan peternakan dan keswan;
  10. menyiapkan bahan penerapan sistem informasi peternakan;
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  12. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya

 

Bidang Kesehatan Hewan

Ditulis oleh Administrator on . Posted in Bidang Organisasi

 

Bidang Kesehatan hewan

Bidang Kesehatan Hewan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas yang meliputi menyusun kebijakan Kesehatan Hewan, melaksanaan penyelenggaraan, pembinaan, pengembangan serta pengelolaan Kesehatan Hewan serta melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Bidang Kesehatan Hewan mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana kegiatan Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  2. Mendistribusikan dan member petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sehingga pelaksanaan tugas berjalan lancar;
  3. Memantau, mengawasi, mengevaluasi pelaksanaan tugas dan kegiatan bawahan untuk mengetahui tugas-tugas yang telah dan belum dilaksanakan;
  4. Membuat konsep, mengoreksi, memaraf dan atau menandatangani naskah dinas
  5. Mengkuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnaya.
  6. Melaksananakan inventarisasi perusahaan di bidang perdagangan obat hewan, produk bahan asal hewan dan hasil bahan asal hewan;
  7. Melaksanakan bimbingan peramalan wabah penyakit hewan, pengamatan penyakit, pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan menular ( zoonozis dan bukan zoonozis)
  8. Melaksanakan bimbingan teknis pelayanan pos kesehatan hewan, klinik hewan, rumah sakit hewan, laboratorium diagnostik kesehatan hewan dan labaratorium kesehatan masyarakat veteriner;
  9. Melaksanakan bimbingan teknis pengawasan obat hewan, rumah potong hewan, rumah potong unggas;
  10. Memberikan rekomendasi / perizinan terhadap perusahaan yang bergerak di bidang obat hewan (distributor dan depo)
  11. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian pemotongan ternak betina produktif;
  12. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner dan pengawasan obat hewan;
  13. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;
  14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Bidang Kesehatan Hewan terdiri dari  :

 

1.  Seksi Pengawasan Obat Hewan dan Residu

Seksi Pengawasan Obat Hewan dan Residu, mempunyai tugas:

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. menyiapkan bahan Pengawasan peredaran dan penggunaan obat hewan tingkat depo, toko, kios dan pengecer obat hewan;
  3. mengumpulkan bahan hasil pelaksanaan Pemeriksaan, pengadaan, penyimpanan, pemakaian dan peredaran obat hewan;
  4. menyiapkan dan membuat berkas penerbitan penyimpanan mutu dan perubahan bentuk obat hewan;
  5. menyiapkan bahan laporan dan mencatat pemakaian, penyimpanan, penggunaan sediaan vaksin, sera dan bahan diagnostik biologis untuk hewan;
  6. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  7. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya.

2.  Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan

Seksi Pencegahan dan  Pemberantasan Penyakit, mempunyai tugas :

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. menerima data dan informasi dari petugas lapangan dan petugas laboratorium;
  3. menginput, mengelola data dan informasi pelayanan kesehatan hewan;
  4. menyajikan dan menyimpan data dan informasi kesehatan hewan/ternak;
  5. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  6. melaksankan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya.

3.  Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner

Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, mempunyai tugas :

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. mengamati secara fisik eksterior ternak yang akan dipotong;
  3. melaksanakan diagnosa dan analisa terhadap ternak yang dicurigasi atau tidak layak dipotong;
  4. membuat suatu kesimpulan dan keputusan apakah hewan tersebut layak siap dipasarkan;
  5. memberikan tanda khusus terhadap daging dan jeroan yang layak dikonsumsi;
  6. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  7. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya

Sekretariat

Ditulis oleh Administrator on . Posted in Bidang Organisasi

SEKRETARIAT

Uraian Tugas pokok dan fungsi Sekretaris :

  1. Menyusun program kegiatan Sekretariat sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas
  2. Mendistribusikan dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sehinggga pelaksanaan tugas berjalan lancar.
  3. Memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dan kegiatan bawahan.
  4. Membuat konsep, mengoreksi, memaraf dan menandatangani naskah dinas;
  5. Mengkuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnaya.
  6. Melaksanakan koordinasi kepada seluruh bidang serta menyiapkan bahan penyusunan program Dinas Peternakan;
  7. Melakanakan koordinasi perencanaan dan perumusan kebijakan teknis di lingkungan Dinas Peternakan;
  8. Melaksanakan koordinasi pelayanan kegiatan dalam lingkungan dinas sehingga terwujud koordinasi, sinkronisasi dan integrasi pelaksanaan kegiatan;
  9. Mengkoordinasikan pelaksanan, pengendalian, dan evaluasi penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Dinas Peternakan;
  10. Mengkoordinasikan dan melaksanakan pengolahan dan penyajian data dan imformasi;
  11. Melaksanakan dan mengkoordinasikan pelayanan ketatausahaan, pelayanan administrasi umum dan kepegawaian serta administrasi keuangan
  12. Melaksanakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan pembinaan organisasi dan tatalaksana dalam lingkungan Dinas Peternakan;
  13. Melaksanakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan urusan rumah tangga Dinas Peternakan;
  14. Melaksanakan kegiatan kehumasan;
  15. Melaksanakan dan mengkoordinasikan administrasi pengadaan, pemeliharaan dan penghapusan barang;
  16. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas sekertariat dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;
  17. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

 

Sekretariat  terdiri dari  :

 

1.  Sub Bagian Umum

Sub Bagian Umum mempunyai tugas : 

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. menerima, memeriksa alamat surat masuk;
  3. menandatangangi tanda terima surat atau naskah dinas lainnya;
  4. mencatat surat masuk dan keluar di dalam buku agenda;
  5. memberi lembaran disposisi surat masuk;
  6. meneruskan surat yang telah diagenda dan diberi lembar disposisi kepada kepala dinas;
  7. mendistribusi surat sesuai isi disposisi kepala dinas kepada kepala bagian/kepala bidang;
  8. menindaklanjuti surat sesuai isi disposisi pimpinan;
  9. mengarsipkan lembaran arsip surat masuk dan surat keluar yang telah diberi nomor agenda;
  10. menerima dan membaca konsep ketikan surat serta memperbaiki sesuai petunjuk pembuat konsep;
  11. mengetik dan menyerahkan hasil ketikan surat kepada pembuat konsep;
  12. memberi layanan kebutuhan alat tulis kantor;
  13. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  14. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya.  

2.  Sub Bagian Penyusunan Program

Sub Bagian Penyusunan Program  mempunyai tugas : 

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan perencanaan kegiatan Dinas;
  3. menyusun konsep pengintegrasian perencanaan dalam lingkup Dinas;
  4. mengumpulkan bahan-bahan RKA dan DPA yang telah disusun oleh masing-masing PPTK;
  5. melaksanakan inventarisasi dan kompilasi RKA dan DPA yang telah diserahkan oleh masing-masing PPTK untuk dijadikan bahan perencanaan pokok Dinas;
  6. menyusun konsep sinkronisasi dan2integrasi perencanaan yang disusun oleh masing-masing bidang dan sekretariat Dinas;
  7. melaksanakan inventarisasi permasalahan yang dihadapi dalam melaksanakan proses penyusunan perencanaan kegiatan kerja Dinas;
  8. mengumpulkan bahan dan data dalam rangka penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas;
  9. mengumpulkan bahan dan data dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Dinas;
  10. mengumpulkan bahan dan data dalam rangka penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Dinas;
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
  12. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai bidang tugasnya.

3.  Sub Bagian Keuangan

Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas :

  1. mempelajari tugas dan petunjuk kerja yang diberikan atasan;
  2. mempersiapkan proses administrasi terkait dengan penatausahaan keuangan daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  3. mengajukan dokumen Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan (SPP-GU) untuk memperoleh persetujuan dari pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran melalui Pejabat Pengelola Keuangan – Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK-SKPD) dalam rangka ganti uang persediaan;
  4. mengajukan dokumen Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan (SPP-TU) untuk memperoleh persetujuan dari pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran melalui Pejabat Pengelola Keuangan – Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK-SKPD) dalam rangka tambahan uang persediaan;
  5. melaksanakan pembukuan setiap transaksi keuangan pada buku kas umum;
  6. mendistribusikan uang kerja kegiatan kepada Pembantu Bendahara kegiatan sesuai dengan jadwal kegiatan atas persetujuan pengguna anggaran;
  7. meneliti, mengoreksi dan menandatangani Surat Pertanggungjawaban (SPJ) atas pengeluaran kas beserta lampirannya dan laporan bulanan yang akan diajukan kepada pengguna anggaran untuk disampaikan ke Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah ;
  8. meneliti kwitansi dan dokumen pembayaran;
  9. menerima, menyimpan dan membayar uang;
  10. menandatangani cek pembayaran uang;
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan
  12. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.

 

 

Downloadhttp://bigtheme.net/joomla Joomla Templates

Alamat Kantor

logo kab barruDinas Peternakan Kabupaten Barru

Website Dinas Peternakan, merupakan interaksi diantara pemerintah dan masyarakat, pemerintah dengan pebisinis dan antar pemerintah menjadi semakin akrab, nyaman, transparan dan tidak mahal

home   Jalan H.M. Saleh Lawa No. 48. 90711. Kab. Barru

phone   0427 - 21156

mail   Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.